Habis Gelap Terbitlah Terang Skip to main content

Habis Gelap Terbitlah Terang

              Sumber : Foto Pribadi بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله  صلاة و السلام علي سيدنا محمد و علي اله و صحبه و تابعين Kehidupan yang bahagia merupakan dambaan bagi setiap orang. Tapi terkadang hidup tidak begitu saja, adakalanya sesuatu yang tak kita inginkan. Sebagaimana hidup yang saya alami. Ibarat musik ada chord mayor (ceria) dan minor (sendu) agar harmoni.  Dari kecil aku hidup dari keluarga yang bahagia, aku lima bersaudara laki-laki semua. Wajah kami tidak jauh beda dengan ayahku, sedikit mirip dengan paman2 kami, kakek, dan buyut kami katanya orang, bahkan dengan sepupu2. Kalau sepupuku bilang sudah menjadi ciri khas keluarga besar kami katanya. Rata2 mereka pedagang dan pendakwah, saya rasa agak serius dibanding keluarga mamaku, sekolah2 mereka juga tinggi2 hingga ke luar negeri. Saya menaruh hormat tetap dan bersyukur menjadi bagiannya, bahwa hidup juga perlu serius. Saya pun mewarisi dengan menjadi salah satu yang bersekola...

Habis Gelap Terbitlah Terang

             

Sumber : Foto Pribadi

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله 
صلاة و السلام علي سيدنا محمد و علي اله و صحبه و تابعين

Kehidupan yang bahagia merupakan dambaan bagi setiap orang. Tapi terkadang hidup tidak begitu saja, adakalanya sesuatu yang tak kita inginkan. Sebagaimana hidup yang saya alami. Ibarat musik ada chord mayor (ceria) dan minor (sendu) agar harmoni. 

Dari kecil aku hidup dari keluarga yang bahagia, aku lima bersaudara laki-laki semua. Wajah kami tidak jauh beda dengan ayahku, sedikit mirip dengan paman2 kami, kakek, dan buyut kami katanya orang, bahkan dengan sepupu2. Kalau sepupuku bilang sudah menjadi ciri khas keluarga besar kami katanya. Rata2 mereka pedagang dan pendakwah, saya rasa agak serius dibanding keluarga mamaku, sekolah2 mereka juga tinggi2 hingga ke luar negeri. Saya menaruh hormat tetap dan bersyukur menjadi bagiannya, bahwa hidup juga perlu serius. Saya pun mewarisi dengan menjadi salah satu yang bersekolah tinggi. Namun terkadang, saya merasa berat dengan tanggung jawabnya, menjadi ilmuan tidak mudah. Satu sisi diriku ini saya rasa berat, berpikir itu tidak aku sukai, tapi hobby bacaku tidak bisa dibendung, mungkin diwarisi dari keluarga ini. Tapi jujur aku maunya tidak mau jadi jadi kutu buku, bahkan sempat aku berdo'a, ya Allah sudah cukup begini. Aku mau happy saja, sudah malas sekolah, paling ngajar saja tidak apa2, itupun tidak mau kasih susah anak didik ku, mereka harus belajar dengan happy, no tugas berat, biarkan mereka kreatif. 

Berbeda dengan keluarga dari ibuku, betul2 kami tulen Sunda, asli Bandung. Keluarga besar yang ceria, humoris, dan easy going, tak pernah susahkan dunia, sederhana. Rata2 petani, pedagang dan ASN, Polri, dan TNI. Ada keluarga besar juga yang buka Pontren. Tapi kalau kami alhamdulillah jadi jama'ahnya, ikutan pengajiannya, dan ikut sukseskan. 

Sejak kecil hingga remaja tak pernah aku lihat kesulitan hidup pada keluarga besarku, kami sangat bahagia semuanya, Ayahku jadi penopang banget keluarga besar, usaha bisnisnya sangat banyak sekali, dan jadi tempat bekerja juga sebagian besar keluarga. 

Tapi bukan kehidupan namanya kalau tidak ada sisi lainnya. Krisis Indonesia '98 membawa perubahan kondisi ekonomi keluargaku, bisnis Ayahku juga harus terdampak. 

Remajaku bukan seperti remaja lain, selain harus belajar saya harus bekerja juga, berbisnis karena Ayahku betul2 sudah jatuh. Tapi dengannya semangat dapat berhasil lulus sarjana dan magister. 

Jadi, setelah gelap pasti terbit terang, asal kita mau belajar, sebagaimana Ibu Kartini bilang. 

Namun, sayang jatuhnya Ayahku harus teralami juga olehku, krisis Pandemi kalau saya, ingin buka bisnis malah merusak fokus bekerja ku sebagai ASN, dan harus mengalami krisis ekonomi hingga harus berpisah dengan istri. 

Belajar dari pengalaman, saya mengetahui ini bagian dari hidup, kembali belajar, dan tata lagi kehidupan, perbaiki keadaan finansial, tetap jalankan kewajiban sebagai ASN, tapi masih tertatih, masih untuk hal2 pokok dulu, belum Tertier, dan lebih pada penyelesaian keuangan. Tapi saya mulai masuk lagi di track bahwa untuk kembali terang. Sedikit-sedikit mulai kembali pulih. Menapaki lagi kehidupan, dan rencana kedepan, membutuhkan waktu tentunya, tapi tetap harus dijalani. 

Sentimen negatif saat gelap memang tinggi, tapi percayalah, habis gelap terbitlah terang, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. 

Berusaha menjadi kunci, halangan rintangan pasti ada, bahkan gangguan, tapi keyakinan jangan pernah goyah, karena sudah Allah SWT jamin bagi siapa yang mau berusaha, berdo'a, dan bertawakal, sebagaimana judul blog ini, hehe. 

Entah kenapa juga judulnya begitu dulu dibuat, dan kenapa hasanah, 

Yang jelas klo ndak salah dulu dengar guruku.. 
Seperti "bahagia sajalah" "Baik gitu" " Be happy".

Palagi klo ikut keluarga mamaku, santai, happy, bersahaja, tak gengsian, handap asor, baik ke sesama, humoris, nikmati hidup. 

Ternyata saya pelajari setelah banyak kesempatan, hidup ini jangan terlalu serius, semoga dengannya kita tidak stress dengan keadaan, walau sesulit apapun, jadi masih bisa bekerja dan beraktifitas. 

Dan tetap percaya esok kan terang. 

Demikian semoga bermanfaat, ini lebih ke curhat ya gpp, dosen juga manusia :). 

Be happy.. 

Wabillahitaufik wal hidayah wa salamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. 









 

Comments

Popular posts from this blog

Do'a Di Waktu Kapan Saja

do'a di waktu kapan saja Gambar Oleh oranfireblade @pixabay Bismillahhirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh. Innalhamdalillahi wa sholatu wa salaamu 'alaa Sayyidinna Muhamad shalallahu 'alaihi wa salam, Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi do'a. Do'a ini dapat dipanjatkan pada waktu kapan saja kita mau,namun tentunya dalam kesempatan dan tempat yang baik, seperti halnya disunnahkan Nabi Muhammad saw, berikut do'anya ;     اللهُمَّ افتَح مَسَامِعَ قَلبِى لِذِكرِكَ وَرزُقنِى طَاعَتَكَ وَ طَاعَةَ رَسُولِكَ وَ عَمَلًا بِكِتَابِكَ Allahummaftah masami’a qalbi li dzikrika warjuqni ta’atika wa ta’ata Rasulika wa ‘amalan bikitabika Artinya : Wahai Allah, semoga Engkau membukakan pendengaran hati hamba agar bisa berdzikir (ingat)   kepada-Mu dan agar bisa taat kepada-Mu dan taat kepada Rasul-Mu, dan bisa mengamalkan apa yang ada dalam Kitab-Mu (H.R. Ath-Thabraanie Aj-Jami’u 1/101).  Demiki...

Info Produk Vitamin Untuk Anak- Redoxon Kids Vitamin C Kunyah

  Redoxon Kids Vitamin C  Salam, Pada kesempatan kali ini saya mau share tentang produk vitamin C untuk anak-anak. Produk ini merupakan produk dari merk yang sudah dikenal yakni Redoxon. Produk ini aman dan dijamin halal. Nama produk ini Redoxon Kids -tablet kunyah. Informasi Produk : - Golongan : Suplemen Kesehatan - Kandungan Nutrisi : Vitamin C 200mg -Jenis : Tablet Kunyah - Kemasan : Botol dengan isi 60 tablet kunyah -Produksi : Bayer Indonesia - BPOM : SD 201 514031 -Sertifikat Halal MUI : 00280094930319 Sebagaimana kita ketahui vitamin c penting untuk kesehatan tubuh kita dan anak-anak. Vitamin C dapat membantu  sistem imunitas tubuh, dan berkontribusi melindungi sel-sel karena fitur antioksidan kuat  yang dimilikinya, juga banyak manfaat lainnya.  Ayo segera miliki produknya dan jangan lupa aturan pakainya yah!! Baiklah untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi website resminya dari Redoxon dengan klik link di bawah ini;  vitamin untuk anak-anak Terim...

Informasi Tentang Katarak dan Gejalanya

  Foto: pixabay Salam,  Pada kesempatan kali ini admin mau infokan mengenai katarak dan bagaimana gejalanya, semoga bermanfaat;  Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia termasuk di Indonesia. Setiap tahun dilaporkan ada peningkatan jumlah kasus katarak. Jumlah tersebut tidak sesuai dengan jumlah operasi katarak yang dilakukan untuk penanggulangannya. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan program eliminasi katarak nasional di Indonesia. Apakah katarak itu? secara definisi katarak adalah proses terjadinya kekeruhan pada lensa mata yang mengakibatkan gangguan fungsi penglihatan. Penyebab utama mata katarak adalah proses degenerasi akibat penuaan. Penyebab lainnya meliputi trauma atau kecelakaan, peradangan pada mata, kelainan bawaan, dan kondisi-kondisi lain yang lebih jarang ditemui. Gejala katarak yang biasa mendorong pasien untuk berobat meliputi penurunan tajam penglihatan, pandangan kabur atau buram, berkurangnya kemampuan melihat warna dan kecerahan ...