sumber gambar : ai gemini
بســــم الله الرحمن الرحيــــم
Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, sholawat serta salam semoga tercurah kepada Junjunan Alam Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa salam juga kepada keluarganya dan para sahabatnya.
Pada kesempatan kali ini penulis mau share pengalaman mengenai "percaya diri" atau self confidence". Sependek pemahaman penulis saja, santai, tidak pakai referensi, tapi hasil pembacaan dan pengalaman mohon maaf tidak menggurui dan maaf apabila salah, kalau ada baiknya diambil, salah ya jangan.
Dalam kehidupan rasa percaya diri itu penting, karena kalau tidak dimiliki kita akan terombang ambing. Di luar sana ada pergulatan pemikiran, kepercayaan, dan persinggungan kepentingan baik positif dan negatif, dan lain-lain. Makanya guru-guru kita selalu mengamanatkan kepada kita jangan mudah berubah setelah belajar agama darinya. Baik itu belajar lagi di tempat lain, maupun pergi ke negeri sebrang. Karena sang guru tau bahwa tak mudah menjaga kelestarian corak berpikir sederhana kita dari tempat asal kita, karena terkadang ketika sudah pergi sedikit kita lupa asal, sebagaimana kita lupa hakikat kita berasal dan lupa untuk apa kita diciptakan. Nah kunci agar tidak mudah terpengaruh oleh hal negatif (kalau positif sebenernya enak, karena akan membuat kita tambah pengetahuan, enak dll, tapi kalau negatif itu repot, mental Anda bisa down, kepercayaan diri menurun), nah kuncinya yakni dengan mempercayai bahwa diri ini berharga, bahagia dengan yang ada, dan ridha kepada Allah, ridha Islam itu agama kita, dan ridha Nabi Muhammad saw itu Nabi dan Rasul Allah, dan tidak ada rasa sombong atau arogan kepada yang lain, aku hanya perlu percaya pada diri yang sedang berproses ini, banyak hal penting yang perlu aku kuat untuk diri sendiri tidak merepotkan orang, dan membantu orang lain, apalagi ada tanggungan anak dll, aku ada duniaku sendiri, dan mereka juga ada dunianya, tetap percaya diri, walau harus tidak nyaman dengan pernyataan orang. Tapi yang lebih baik lagi sih kita langsung positif thinking bahwa mungkin maksudnya baik, bla bla, sudah lah aku ndak harus kecewa, dll. Sudahlah begitu, jadi diri kita tak terpengaruh dari persinggungan yang tak nyaman, dan kita jangan membalas pabila ada arogansi orang dengan merendahkannya, dll. Kaidah-kaidah hidup emas perlu kita miliki, agar hidup kita bernilai tapi tidak meruntuhkan orang lain. Tapi tumbuhkanlah sikap ingin membangun diri dan orang lain. InsyaAllah kita akan sukses dengan kesuksesan yang tidak merugikan orang lain. Fair, dan sportif klo di olah raga.
Demikian sedikit share pengalaman, yang terkadang pengalaman tidak enak selain yang enak penulis alami, tanpa kita sangka, dll. Keep spirit, tetap jaga perasaan nyaman, bahagia, dan semangat.
Be Happy , no worries...
Wasalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Comments
Post a Comment