Tuesday, February 5, 2019

Di antara Keutamaan Bersholawat Kepada Nabi Muhammad saw

Gambar @ pixabay

Di antara keutamaan bersholawat kepada Nabi Muhammad saw :
 Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Alhamdulillahi ladzi arsala rosulahu bil huda wa dinnil haq, wa sholatu wa salamu 'ala Habibina Muhammad  Shalallahu 'alihi wa salam, wa 'alaa alihi wa shohbihi ajmain, wa ba'du,

Fadilah (keutamaan) bersholawat atas Nabi sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran bahwa Allah Swt. dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat atas Nabi Muhammad Saw., seperti terlihat dalam firman-Nya: "Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi... ." (QS.33:56).

Penggalan ayat ini menunjukkan bahwa Allah Swt. melimpahkan rahmat bagi Nabi Muhammad Saw. dan para malaikat memintakan ampunan bagi Nabi Muhammad Saw. Karena itu, pada lanjutan ayat tersebut, Allah Swt. menyuruh orang-orang mukmin supaya bersholawat dan memberi sholawat kepada Nabi Muhammad Saw.: "...Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." 


Untuk mengetahui keutamaan apakah yang diperoleh orang-orang yang bershalawat, baiklah kita perhatikan maksud-maksud hadis yang di bawah lni.

Bersabda Nabi Saw.
"Barangsiapa bersholawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR. Muslim dari Abû Hurairah).
"Bahwasanya bagi Allah Tuhan semesta alam ada beberapa malaikat yang diperintah berjalan di muka bumi untuk memperhatikan keadaan hamba-Nya. Mereka me-nyampaikan kepadaku (sabda Nabi) akan segala salam yang diucapkan oleh ummatku." (HR. Ahmad. Al-Nasâ'i dan Al-Darimî).
"Barangsiapa bersholawat untukku di pagi hari sepuluh kali dan di petang hari sepuluh kali, mendapatlah ia syafa'atku pada hari qiamat." (HR. Al-Thabrânî) .
 "Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari qiamat, ialah manusia yang paling banyak bersholawat untukku." (HR. Al-Turmudzî).
"Jibril telah datang kepadaku dan berkata: 'Tidakkah engkau ridho  wahai Muhammad, bahwasanya tak seorang pun dari umatmu bersholawat untukmu satu kali, kecuali aku akan bersholawat untuknya sebanyak sepuluh kali? Dan tak seorang pun dari umatmu mengucapkan salam kepadamu, kecuali aku akan mengucapkan salam kepadanya sebanyak sepuluh kali?! (HR. Al-Nasâ'i dan Ibn Hibban, dari Abû Thalhah).
Sabda Rasulullah Saw. yang artinya: "Barangsiapa -ketika mendengar azan dan iqamat mengucapkan: "Allahumma Rabba Hadzihi al-Da'wati al-Tammah, wa al-Sholatil Qa'imah, shalli 'ala Muhammadin 'abdika wa Rasûlika, wa A'tihi al-Washilata wa al-Fadhilata, wa al-Darajata al-Rafi'ata, wa al-Syafâ'ata yawmul Qiyamah (Artinya: "Ya Allah, ya Tuhannya seruan yang sempurna ini, serta sholat yang segera didirikan ini, limpahkanlah sholawat untuk Muhammad, hamba dan rasul-Mu. Dan berilah ia wasilah dan fadilah serta derajat yang amat tinggi dan (izin untuk) bersyafaat pada hari Kiamat)..., maka (bagi siapa yang mengucapkan doa tersebut) niscaya akan beroleh syafaatku kelak."
Al-Ghazali di dalam kitabnya Ihya 'Ulumud Din menceritakan seorang dari mereka (seorang dari kalangan ulama, sufi, ahli ibadah dsb.) pernah berkata: "Sementara aku menulis (catatan tentang) beberapa hadist, aku selalu mengiringinya dengan menuliskan sholawat untuk Nabi saw., tanpa melengkapinya dengan salam untuk beliau. Malamnya aku berjumpa dengan beliau dalam mimpi, dan beliau berkata kepadaku: 'Tidakkah sebaiknya engkau melengkapi sholawatmu untukku dalam bukumu itu?' Maka sejak itu, tak pernah aku mengucapkan sholawat kecuali melengkapinya dengan ucapan salam untuk beliau."
Masih banyak keutamaan-keutamaan bagi orang-orang yang melakukan atau membaca shalawat atas Nabi. Namun penyusun hanya menukil beberapanya saja , Insyaallah pada kesempatan lain di sambung lagi, terima kasih semoga bermanfaat.

Wabillahitaufik wal hidayah, wasalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh.
 

No comments:

Post a Comment